Chatt

Jumat, 23 Desember 2011

Cimahi Berisik



VOKALIS grup band Koil, Otong ketika membawakan lagu tentang nasionalisme pada gelaran "Djarum Super Revolve South Revolution" di Lapangan Brigif Cimahi, Jumat (23/12) malam.

GELEGAR musik ingar-bingar kembali mengentak Kota Cimahi dan sekitarnya, seiring berlangsungnya perhelatan musik bertajuk "Djarum Super Revolve South Revolution" di Lapangan Brigif 15 Kujang Cimahi, Jln. Kebon Rumput, Jumat (23/12) malam. Sebenarnya, dentuman musik dari pergelaran yang bertujuan menampung apresiai kreatif semua komunitas atau Super Friend yang berada di bawah naungan Djarum ini sudah terdengar sejak sore. Namun musik yang kian menghangat itu baru benar-benar terasa menggelegar saat kolaborasi Koil dan Burgerkill tampil.

Di atas panggung berukuran 18 x 12 meter yang cukup ditata dengan sayap kiri dan kanan masing-masing 30 meter, Koil dan Burgerkill tampil energik. Apalagi, penampilan mereka didukung sound system berkekuatan 150.000 watt dengan lighting system berkekuatan 300.000 watt.

Kolaborasi kedua band metal kebanggaan publik musik Kota Bandung ini membuat tidak kurang dari 30.000 penonton bergairah.

Tampil lebih dulu, Koil membuka penampilan mereka lewat tembang "Perang". Lagu yang sudah sangat dikenal itu tentu saja membuat kemunculan grup yang diawaki Otong (vokal), Doni (gitar), Imo (Bas), dan Leon (Drum) itu disambut gegap gempita para fansnya.

Penampilan Otong cs di atas pentas memang cukup komunikatif. Bahkan Otong pun sesekali mengimbau penonton untuk tertib dan menjaga keamanan. "Kita perlihatkan kalau kita punya otak dan cinta damai. Jadi kita jaga keamanan," katanya.

Pada kesempatan tersebut, Koil membawakan 9 hits milik mereka, seperti "Lupa, Luka", "Arsitek", "Fantasi", dan ditutup dengan "Moral".

Setelah itu, giliran Burgerkill unjuk gigi. Mereka juga membawakan 9 hits mereka, di antaranya "Atur Aku" dan "Tiga Titik Hitam". Akhirnya kedua band metal ini berduet lewat lagu "Ajaran Moral sesat", "Tiga Titik Hitam", dan "Where Not Gonna Take It" (Twisted Sister).

District Supervisor (DS) Bandung Kabupaten, Wawan Ruswanda Anadi didampingi Team Leader (TL) Bandung Giwa Rahman dan Gunawan Yunus mengatakan, Djarum Super Revolve South Revolution ini merupakan program tahunan Djarum Super Friendship Moments (DSFM) bagi para komunitas pencinta musik.

"Djarum Super Revolve ini sebenarnya pergelaran musik yang digelar tahunan. Yang membedakannya, tahun ini kita melibatkan 4 komunitas yang datang dari Banjaran, Dayeuhkolot, dan Baleendah," ujar Wawan di sela-sela acara.

Selain itu Djarum Super Revolve kali ini juga dijadikan sebagai momen untuk merilis album kompilasi 8 band yang berasal dari komunitas tadi, yaitu "South Revolution".

"Delapan band ini terjaring dari DSFM sebelumnya yang diselenggarakan di 9 kota. Cimahi terpilih sebagai tempat diselenggarakannya acara puncak. Karena ini juga dijadikan sebagai momen launching, makanya evennya bertajuk Djarum Super Revolve South Revolution," paparnya.

Selain Koil, Burgerkill, dan 8 band pada album kompilasi, konser musik itu juga turut dimeriahkan oleh Tcukimay, Rosemary, Curi Start, Jari Tengah, Bleeding Corpse, dan Outhright. Konser musik metal itu ditutup dengan 500 kembang api. (hss-adv/ely/"GM")**

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

flag counter

free counters